Proyek Abadi Pemerintah Indonesia

Oleh : Siswantoro

Proyek abadi pemerintah Indonesia adalah pembangunan Jalan raya menjelang hari raya Idul fitri. Setiap menjelang lebaran pasti banyak proyek pembangunan jalan dan perbaikan jalan, dan ini dilakukan setiap menjelang Hari lebaran Proyek ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan dan resiko kecelakaan karena banyak nya jalan yang rusak.

Seiring bertambah nya volume kendaraan yang setiap tahunnya terus meningkat. Karena para pemudik lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi baik ittu mobil maupun kendaraan bermotor, dibandingkan dengan yang menggunakan angkutan transportasi. Dengan berbagai alasan ngirit ongkos, kampungnya dekat, kehbisan tiket dan lain sebagainya.

Proyek yang hampir setiap tahun selalu dilakukan, karena kualitas jalan yang buruk. Mengakibatkan jalan hanya berumur pendek, sehingga hanya dalam hitungan bulan saja jalan sudah rusak dan berlubang. Hamper setiap tahun jalur utama mudik selalu mengalami kerusakan yang dapat membahayakan bagi pengguna jalan.

Mungkin harus diperbaiki lagi dari segi kualitas bahan baku untuk proyek jalan, sehingga jalan memiliki umur yang panjang, dan tidak menggangu warga sekitar akibat proyek perbaikan jalan yang dilakukan hampir setiap tahunnya.

Selain kualitas bahan bakunya yang harus diperhatikan adalah saluran pembuangan air, karena jalan mudah rusak akibat genangan air yang lama-lama akan merusak komposisi jalan. Contohnya di cikarang, jalan diperbaiki tapi saluran air tidak pernah diperbaiki. Hampir semua jalan tidak memiliki got atau saluran pembuangan air yang mengakibatkan jalan banyak genangan air sehingga mudah rusak dan berlubang.

Selain saluran air, penggalian kabel dipinggir jalan juga dapat merusak kondisi jalan. Karena setelah selesai penggalian hanya ditutup dan ditambal lagi, kondisi seperti ini tidak akan lama karena kondisi tanah masih labil karena penggalian tadi tanah belum kembali padat, sehingga pinggir jalan menjadi rusak dan berlubang.Kondisi ini cukup membahayakan bagi penggendara sepeda motor karena dapat mengakibatkan kecelakaan.

Proyek abadi pemerintah yang tidak ada habis nya, proyek yang bertujuan utuk mengurangi kemacetan. Tapi kondisi ini tidak seimbang dengan semakin banyaknya dan terus bertambah setiap tahunnya yang mengakibatkan penumpukan kendaraan dijalanan. Apalagi sekarang setiap orang bisa memiliki lebih dari satu atau dua kendaraan.

Dan kondisi menjadi lebih parah ketika satu orang mengendarai satu motor atau satu mobil, dibandingkan naik transportasi umum untuk melakukan aktivitas sehari-harinya.
Hingga saat ini, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) masih melakukan audit terhadap proyek pembangunan dan perbaikan ruas jalan di Pantai Utara (Pantura).

“Inti pemeriksaannya mencakup penganggaran proyek jalur Pantura, perencanaan pelaksanaan, sampai dengan kualitas pengerjaannya. Sehingga pihak-pihak yang diperiksa adalah Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) dan para (Sindonews.com)

Pemerintah melalui kementerian PU menjelaskan, sudah menurunkan tim auditor di jalur Pantura, untuk mencocokkan bahan perencanaan dengan pelaksanaan di lapangan. Serta surat tugas tim auditor itu sudah dia tandatangani untuk melakukan pemeriksaan. Semenjak surat tugas itu ditandatanganinya, tim auditor langsung turun ke lapangan.

Seperti diketahui, setiap tahunnya, Kemen PU menganggarkan Rp1,2 triliun untuk perbaikan jalur Pantura. Atas hal itu, proyek jalur Pantura disebut oleh berbagai pihak sebagai proyek abadi, karena perbaikan dilakukan di lokasi yang sama tiap tahunnya. Oleh sebab itu, banyak pihak termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencurigai adanya penyelewengan dalam proyek tersebut.

Penulis Adalah Mahasiswa STMIK MIC Cikarang